Minggu, 11 September 2022

Puisi Tengah Malam

Kelam Menyelimuti malam

Antara cahaya bulan dan redupnya lampu bohlam

Udara dingin menikam


Dan kau masih menjadi alasan untuk mata ini tetap terjaga

Alasannya sederhana 

Naas rasa ini tak tersapa


Rindu menusuk bagai belati

Indahnya memecah sunyi

Naluri mulai menghakimi hati

Dengaarr....

Untukmu rindu ini hampir mati 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

You will be my seven minutes

Pada detak terakhir jantung ini  dan detik terakhir raga ini hidup di bumi Mungkinkah kau terekam sebagai salah satu hal paling membahagiaka...