Hujan menjadi iklim paling menjanjikan di kota yang di juluki kota Hujan
Aspal basah dan bau tanah meracau menjadi harum yang dihiasi tetes air di daun
Dingin menusuk badan di lawan dengan kopi liong yang di sesap perlahan
sendiri meratapi air yang jatuh ke bumi tanpa memikirkan kapan kau akan jatuh hati ?
Perlahan tapi pasti hujan pasti berhenti di iringi gerimis
aku rindu senyummu yang manis
Aku mengenangmu didalam hujan
Dalam sepi yang dan kosongnya pikiran
bayangmu jatuh di ujung hujan
Disetiap persimpangan jalan
seperti ada hologram
kau berdiri dengan senyuman
dan berkata "Semangat, Hati-hati yaa, Ban belakang motormu sudah halus."
Hahahaha
Nona bahkan mengingatmu saja membuat gerimis stelah hujan menjadi suasana paling romantis tak berkesudahan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar